Peran penting program Indigo Game Startup Incubation dalam perkembangan studio game kami


Updated on 25 Nov 2019

Perkembangan game adalah hal mutlak yang harus dikejar oleh para developer game, tanpa perkembangan game, game akan terus menerus stagnan dan tidak akan menarik bagi user serta pemodal. Maka dari itu, para developer game berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas dari game mereka sehingga user tidak merasa perkembangan game yang mereka mainkan hanya itu-itu saja.

Kami akhirnya berkesempatan untuk berbincang dengan salah satu tim peserta program Indigo Game Startup Incubation, yaitu Dragon Emperors untuk membagikan pengalaman mereka selama mengikuti program Indigo Game Startup Incubation Batch #1 ini.

Yondita, project manager dari Dragon Emperors studio mengungkapkan bahwa program Indigo Game Startup Incubation sangat membantu studio mereka dalam mendevelop game mereka menjadi lebih baik. Dari awalnya mereka hanya terfokus ke standar yang menurut mereka bagus saja menjadi mereka lebih memperhatikan standar dari pasar secara keseluruhan.

“Studio kami sangatlah terbantu dari saran-saran dari para mentor untuk meningkatkan kualitas dari game buatan kami, dari awalnya kami hanya fokus di standar kami saja, menjadi kami lebih memperhatikan standar dari para mentor dan pasar secara keseluruhan, berkat saran dari para mentor kami akhirnya meningkatkan kualitas dari alur cerita,gameplay, sound, hingga Art kami sehingga kami dapat memenuhi standard pasar” ujar Yondita.

Tentu saja standar pasar adalah patokan untuk developer untuk meningkatkan dan memoles game mereka untuk menjadi lebih baik lagi, hal ini adalah hal yang tidak bisa ditawar oleh para developer agar studio mereka tetap bisa berjalan.

“Kami menyadari bahwa untuk memenuhi ekspetasi dari pasar sendiri, terutama untuk pasar game kami sendiri, yaitu horror, kami harus meningkatkan kualitas sebaik mungkin, karena sudah banyak game bergenre horror yang menyuguhkan alur cerita, gameplay, serta Art dan Sound yang sangat baik. Ini adalah tantangan terbesar untuk studio kami, jika tanpa saran dari mentor kami tidak akan mempertimbangkan untuk meningkatkan kualitas kami, istilahnya, studio kami tidak akan berkembang dan akan terus menerus di stage yang sama” ujar Yondita dan diamini oleh teman-teman timnya.

Dragon Emperors juga membahas bagaimana fasilitas dari Indigo Game Startup Incubation dapat membuat studio mereka bekerja lebih efektif dan efisien.

“Tim kami juga merasa sangat bersyukur untuk bisa berada disini dan bekerja di working space yang telah disediakan, dengan PC yang mumpuni dan fasilitas pendukung lain, kami tidak perlu untuk bekerja melalui rumah ataupun internet cafe hanya untuk mengerjakan game kami. Tim kami dapat fokus untuk mengerjakan project kami ditempat ini karena suasananya juga sangat mendukung dan aturan work flow dari management juga sangatlah membantu kami dalam menjadi produktif dan efisien” ujar Yondita.

Selain berperan penting dalam membantu mengembangkan game dari Dragon Emperors Studio, Yondita juga menjelaskan bahwa program ini membantu nya dalam meningkatkan skillnya dalam project management.

“Saya secara pribadi juga sangat bersyukur bisa bergabung karena disini saya bisa meningkatkan skill saya dalam project management, karena selama ini saya belum terlalu menguasai bagaimana menjalankan project dengan benar dan tepat. Disini saya dapat belajar, bagaimana menjalankan project secara efektif, dan efisien, seperti bagaimana mengatur tugas per anggota tim dan lain sebagainya” ujar Yondita.

Project management adalah salah satu skill yang penting untuk dikuasai oleh para project manager, karena tanpa project management yang tepat, cara kerja tim akan kurang efektif dan efisien.

Saat ini, Dragon Emperors sedang mengerjakan game yang bertajuk “Cursed Mansion”

Game ini adalah game RPG Maker yang bergenre Horor dengan perkembangan game sendiri sudah mencapai tahap Alpha.

“Cursed Mansion” sendiri merupakan game horror, awalnya kami ingin membuat game horror yang cepat (berdurasi 2–3 jam) dengan mekanik utama ‘Unique Story Progression’, yang dimana pemain bisa memainkan “Same Source, Same Action” tapi dengan different outcome, dan saat ini telah tersedia di platform Steam” Ujar Agavi, anggota tim Dragon Emperors

Goals yang mereka inginkan adalah agar pemain dapat merasakan sensasi yang berbeda ketika memainkan game mereka dan juga para pemain dapat berdiskusi dengan pemain lainnya tentang story mereka masing-masing karena game ini memiliki alur yang berbeda di setiap gameplay nya.

“Game PC bergenre horror mempunyai pasar yang sangat besar tidak hanya di Indonesia, namun sampai ke mancanegara. Developer-developer game horror yang berasal dari Indonesia sudah terkenal dengan game-game horror mereka yang sudah mendunia, mari mengambil contoh dari Digital Happiness dengan game DreadOut yang sudah mendunia, itu adalah bukti bahwa developer Indonesia bisa membuat game horror yang berkualitas, dan kami berharap bahwa Dragon Emperors dengan Cursed Mansion nya dapat memenuhi harapan dari pasar” ujar Program Director Indigo Game Startup Incubation, Hoo Jia Ling.

Dragon Emperors pun mengungkapkan harapan mereka untuk developer lain agar bergabung ke program Indigo Game Startup Incubation ini. “ Untuk kalian para Indie Developer yang menganggap bahwa tidak ada harapan bagi Game Development di Indonesia untuk berkembang, jangan berkecil hati. Karena saat ini telah tersedia program inkubasi game pertama di Indonesia ini, dan ini menandakan bahwa sudah banyak yang menyadari potensi dari industri yang kita cintai ini, persiapkan tim atau studio kalian untuk mengikuti batch 2, karena kalian akan sangat rugi jika kalian tidak mengikuti program ini!” Ujar Agavi dan rekan-rekan studionya.

Jika informasi dari kami berguna, dan anda ingin mendapatkan informasi yang akurat seputar Game Development, Game Incubation, Silahkan subscribe kami via E-Mail!