Tidak dapat dipungkiri, bahwa mencari dan menemukan karateristik sebagai developer game itu sangatlah sulit, banyak kendala yang ditemui oleh para developer ketika ingin membuat game. Seperti bagaimana cara nya untuk “survive” di pasar dengan game yang mereka buat ataupun bagaimana cara untuk menarik investor agar dapat berinvestasi ke studio mereka hingga dilema antara ideologi dan kebutuhan pasar itu sendiri.

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel kami sebelumnya yang bertajuk Pentingnya Program Inkubasi Game Bagi kebangkitan Industri Game Indonesia.

Kami akhirnya berkesempatan untuk berbincang dengan salah satu tim peserta program Indigo Game Startup Incubation, yaitu Eternal Dream Studio untuk membagikan pengalaman mereka selama mengikuti program Indigo Game Startup Incubation Batch #1 ini.

Ketua tim Eternal Dream, Lucky Putra Dharmawan memaparkan bahwa titik balik itu terjadi pada saat mereka bertemu langsung dengan Arief Widhiyasa, selaku CEO Agate International. Pada saat itu beliau memberikan masukan dan tips bagaimana cara membuat game yang tidak hanya bagus tapi juga mampu bertahan di pasar dan juga dapat memberikan profit bagi studio mereka, lalu bagaimana jika pemodal memberikan suntikan dana ke studio mereka, bagaimana mereka dapat mendapatkan keuntungan dari dana yang di berikan oleh para pemodal melalui game yang mereka buat dan bagaimana menggunakan power terbesar dari studio mereka, dari situlah titik balik mereka menemukan karakteristik dan tujuan studio mereka yang sesungguhnya.

“kami dulu hanya membuat game yang menurut kami asal bagus dan enak dimainkan dan berharap bahwa para user akan menikmati game kami, tapi setelah kami mengikuti sesi brainstorming yang diadakan oleh Indigo Game Startup Incubation kami jadi sadar, bahwa kami tidak bisa memaksakan ‘ideologi’ kami kepada user” ujar Lucky.

Setelah pertemuan itu, studio mereka pun mengambil langkah yang cukup berani yaitu dengan mengganti ide game yang sebelumnya bergenre Arcade, Casual berjudul Indigo menjadi genre Visual Novel, Slice Of Life berjudul Menggapai Matahari. Dapat dilihat dengan jelas bahwa kedua game ini mempunyai genre yang sangat berbeda:

  • Genre Arcade, casual adalah permainan-permainan singkat dengan sistem kendali sederhana, dan biasanya akan semakin sulit seiring naiknya level.
  • Visual Novel adalah game yang merupakan adaptasi dari inkarnasi komik di video game. Permainan jenis ini dipenuhi gambar-gambar statis ala anime atau dengan animasi minimalis (dan kadang dilengkapi suara) yang menyajikan berbaris-baris teks.

Kedua genre game ini sendiri sama-sama memiliki pasarnya masing-masing, dengan pasar yang sangat besar pula. Tetapi mereka menyadari bahwa Eternal Dream adalah studio yang memiliki kemampuan kuat di bidang art, sehingga mereka berfikir untuk membuat Visual Novel dimana jumlah target usernya pun cukup potensial di pasar industri game Indonesia.

“Kami merasa bahwa saran dan masukan dari pak Arief Widhiyasa sangatlah membantu dalam menentukan masa depan dari studio kami, mengingat menentukan genre dan ide game sendiri adalah tahap yang krusial, oleh karena itu kami sangat berterimakasih kepada Indigo Game Startup Incubation yang telah menerima kami sebagai salah satu tim peserta di batch 1 ini, kami mendapatkan banyak ilmu yang sangat berharga disini” ujar Lucky dan diamini oleh rekan-rekan tim nya.

Eternal Dream Studio saat ini tengah mendevelop game mereka yang bertajuk “Menggapai Matahari”

Gameplay game ini menceritakan kehidupan seorang main character yaitu siswi SMA dalam menjalani kehidupan nya sebagai siswi SMA dan akan ditemani oleh 3 side character dan menyuguhkan 9 ending cerita yang berbeda dan tentunya menarik, setiap ending yang didapatkan user sesuai dengan pilihan yang dipilih di dalam game tersebut.

“Saat ini game kami telah memasuki tahap early access, dan dapat di unduh di Google Play Store, kami berharap para user dapat mengunduh game kami serta memberikan feedback, karena kami sadar tanpa feedback dari pada user, kami tidak dapat meningkatkan kualitas dari game kami menjadi lebih baik lagi” ujar Lucky.

Untuk mengunduh mengunduh game dari Eternal Dream Studio, silahkan klik

Eternal Dream Studio juga mengungkapkan harapan mereka untuk developer lain agar bergabung ke program Indigo Game Startup Incubation ini. “ Kami berharap agar teman-teman sesama developer yang belum bergabung di program ini agar segera bergabung ke batch selanjutnya, studio kami sendiri telah membuktikan bahwa program ini sangatlah membantu kami dalam Business Development hingga menentukan arah dari studio kami sendiri. Jadi, jangan lewatkan kesempatan emas ini” ujar Lucky.

Jika informasi dari kami berguna, dan anda ingin mendapatkan informasi yang akurat seputar Game Development, Game Incubation, Silahkan subscribe kami via E-Mail!