IGSI Update: Kocheng Battle of Boings Masuki Tahap Open Beta!

news

 

Telkom percaya bahwa industri game Indonesia memiliki potensi yang besar untuk bersaing di kancah global. Oleh karena itu, Indigo Game Startup Incubation (IGSI) hadir sebagai upaya dan dukungan majunya industri game lokal. IGSI merupakan program inkubasi startup game dengan beragam fasilitas yang menarik. Salah satu game yang dikembangkan pada program IGSI adalah Kocheng: Battle of Boings yang mengangkat seekor kucing berwarna oranye sebagai karakter utama yang populer dengan nama Kocheng Oyen. 

Kocheng: Battle of Boings adalah game player versus player (PVP) ala Gunbound dan Cat Dog. Terinspirasi dari game klasik tersebut, game ini memiliki premis yang unik dan segar. Pemain akan bermain sebagai boneka kucing berwarna oranye beserta teman lainnya yang berada di dalam sebuah kotak permainan arkade klasik, yaitu claw machine atau mesin capit. 

Kocheng Oyen dan teman-temannya digambarkan dapat hidup di malam hari dan melakukan pertarungan antar-boing. Setiap boing (boneka yang terdapat di dalam mesin capit) memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing, sehingga perbedaan tiap boing tidak hanya terdapat pada tampilannya saja. 

Adapun dua mode multiplayernya adalah 2 vs 2 dan 1 vs 1. Sama halnya dengan mekanik pada gameplay yang juga memiliki 2 mode, yaitu mode Mantul untuk mekanik dan premis yang fresh, serta mode Timpuk untuk mode klasik tanpa memantul yang di mana semua dikontrol dengan slingshot yang sama.  

Secara umum, tujuan yang harus dicapai oleh pemain adalah menjadi boing terbaik agar dinobatkan sebagai juara. Sedangkan boing terburuk nantinya tidak boleh meluncur sendiri ketika ada cakar mesin yang bisa meraihnya saat siang hari. Jadi, hanya boing terbaiklah yang bisa bertahan di dalam mesin arkade. 

Game ini mulanya adalah sebuah prototype yang dibuat oleh salah satu studio pengembang game lokal, Mirai Mimpi, pada 2018 lalu. Mirai Mimpi kemudian berhasil lolos seluruh tahapan seleksi di program Indigo Game Startup Incubation Batch 1 pada 2019. Lalu dalam perjalanannya Kocheng: Battle of Boings akhirnya akan diterbitkan oleh Melon Indonesia. 

Sejak akhir Juni lalu, Kocheng: Battle of Boings telah memasuki tahap Open Beta. Jika kamu tertarik dengan game PVP online multiplayer dengan mekanik slingshot dan bounce kamu dapat mengunduh dan memainkan gamenya melalui link berikut https://bit.ly/KochengBTOB

 

 

Read More

SSR Talks – A Perspective on Game Balance

SSRTalks
Ketika bermain game, pemain akan merasakan sense of fairness dari sebuah game, dan game designer punya peran untuk mengatur hal tersebut lewat Game Balance.  
Game Balance adalah sebuah komponen krusial dalam game design. Kunci dari menyeimbangkan sebuah game adalah dengan tidak membuat karakter atau sebuah strategi tertentu menjadi dominan di dalam satu lingkup permainan. Sejauh ini tidak ada satu cara praktikal yang pasti untuk mengatur game design sedemikian rupa agar seimbang sempurna, karena sedikit banyaknya dominasi tadi mungkin tetap akan dapat dirasakan oleh pemain. Sebab, memang sense of fairness tidak sama dengan perfect balance. Sebuah game bisa tetap terasa fair walaupun dia tidak perfect balance. 
Inilah juga yang dirasakan pemain ketika mereka memainkan game yang tampak tidak seimbang atau asimetris, tetapi mereka tetap merasakan bahwa gamenya fair. Oleh karena itu, untuk menghasilkan game yang fair walaupun tidak perfect balance inilah, seorang game designer perlu banyak melakukan analisis dan percobaan terhadap gamenya.  
Dalam rangka memperluas kembali wawasan tentang Game Balance, pada SSR Talks kali ini IGSI mengundang Pandu Jatikusumo, seorang System Designer di Larian Studio Belgium, untuk berdiskusi tentang Game Balance dari dua sisi, yaitu pemain dan Game Designer. Kita juga akan membahas bagaimana aspek “balance” dan “imbalance” dalam game yang justru dapat dimanfaatkan demi bisa menyuguhkan meaningful experience kepada pemain. 
Jangan lewatkan SSR Talks Episode 12, A Perspective on Game Balance! Ditayangkan live di kanal Youtube Indigo Game pada Sabtu, 23 Juli 2022 pukul 16.00 WIB | 11.00 waktu Belgia.   
Registrasi sekarang juga! Klik di sini! 
Read More

IGSI Update: Grinsmile di Festival Gim Indonesia

blog
Asosiasi Game Indonesia (AGI) bekerja sama dengan Kementrian Perdagangan Republik Indonesia dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menggelar acara persembahan bagi para pengembang dan penikmat game dalam negeri, Festival Gim Indonesia. Berlokasi di Cihampelas Walk Bandung, acara yang berlangsung pada 23 – 26 Juni 2022 lalu ini memamerkan 15 game buatan para pengembang game lokal. Masing-masing game tersebut pun dapat dinikmati oleh para pengunjung secara gratis. 
Dari sederetan judul game-game lokal populer yang berada di pameran, terdapat pula game garapan salah satu alumni IGSI Batch 2, Don’t Step On Me!. Game yang tengah dikembangkan oleh GrinSmile Studio ini menarik cukup banyak pengunjung untuk mencoba memainkannya. 
Dengan gaya pixel art yang likeable dan warna-warna vibran yang eye-catching pada environment-nya, game garapan Grinsmile ini pun banyak menuai pujian tentang grafis game yang digunakan. Don’t Step On Me! juga hadir dengan mode multiplayer yang bisa dimainkan bersama tiga orang teman, sehingga menambah keseruan pengalaman bermain. 
GrinSmile adalah studio pengembang game yang berbasis di Malang, Indonesia. Dengan game bergenre couch-party multiplayer, GrinSmile berhasil lolos di berbagai tahapan yang dilangsungkan pada program Indigo Game Startup Incubation Batch 2 tahun 2020 lalu.  
Setelah mengembangkan Don’t Step On Me! Selama kurang lebih 2 tahun, pada 2022 ini akhirnya Grinsmile Studio sampai di tahapan terakhir sebelum perilisan produk, atau yang biasa disebut tahap Gold. Don’t Step On Me! pun telah direncanakan akan rilis pada akhir tahun mendatang.
Ikuti informasi dan update terbaru dari GrinSmile Studio lewat akun Instagram GrinSmile Studio.
Read More

Periode Regsistrasi IGSI Batch 5 Resmi Ditutup

blog , news

Setelah melangsungkan periode registrasi sejak 15 Februari 2022 lalu, kemarin, Kamis (07/04) akhirnya Indigo Startup Incubation Batch 5 secara resmi telah menutup pendaftaran tepat pukul 23.59 WIB. Dari rentang waktu tersebut, sejauh ini terdapat total 111 pendaftar, yang terdiri dari 34 pendaftar tim dan 77 pendaftar individu. Para pendaftar di batch kali ini pun berasal dari berbagai pulau di Indonesia termasuk Sumatra, Jawa, hingga Sulawesi. 

Beriringan dengan periode registrasi, IGSI Batch 5 pun sudah memasuki fase Bootcamp. Melalui beberapa kegiatan seperti mentoring, webinar, dan latihan membuat one-slide pitch deck, para startup yang mendaftar sebagai tim mulai dipersiapkan untuk memasuki tahap inkubasi. Hingga saat ini sudah lebih dari 20 tim mengumpulkan one-slide pitch yang akan direview oleh para mentor. Lewat one-slide pitching ini, selanjutnya akan diputuskan apakah para startup bisa meneruskan membuat full pitch deck. 

Kegiatan lain yang berlangsung selama masa Bootcamp IGSI Batch 5 adalah sesi brainstorming yang berhasil mengumpulkan hampir 400 premis game. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih kreativitas para startup dalam mempersiapkan sebanyak mungkin ide yang potensial dan menarik. Sehingga jika salah satu ide yang diajukan dinilai kurang menjanjikan, para startup masih memiliki banyak rencana cadangan yang bisa ditawarkan kepada juri maupun investor.

Antusiasme para peserta Bootcamp pun terlihat dari kegiatan di fase Bootcamp yang hingga saat ini masih berjalan dan diskusi daring yang hampir tidak berhenti setiap harinya. Kesibukan juga tampak daripara mentor yang memberikan bimbingan dan feedback kepada para peserta atas ide-ide yang diajukan. Melihat semangat publik yang semakin luas untuk terlibat langsung dalam game development ini menambah kepercayaan bahwa industri game Indonesia dapat berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang.

Setelah fase Bootcamp akan berakhir pada bulan Mei nanti, program Indigo Game Startup Incubation Batch 5 pun akan segera memasuki tahapan seleksi di bulan yang sama, kemudian dilanjutkan dengan tahapan inkubasi para startup terpilih pada Juni mendatang. 

Informasi terbaru mengenai program Indigo Game Startup Incubation Batch 5 bisa didapatkan dengan mengakses halaman Instagram IGSI di https://instagram.com/indigogame.incubation/. 

Read More

IGSI Game Jam 2022: You Control The Environment, Not The Player

blog

Sebagai salah satu upaya lain yang dilakukan untuk terus meningkatkan kreatifitas para game developer dan game development enthusiast, Indigo Game Startup Incubation akan kembali menggelar acara Game Jam tahunan. Tema besar yang akan diangkat pada event Game Jam kali ini adalah “You control the environment, not the player”. 

Ada pun jadwal rangkaian event Game Jam IGSI 2022 adalah sebagai berikut: 

Periode pendaftaran  7 – 14 Maret 2022 
Webinar mentoring  16 Maret 2022 
Deadline submisi  19 Maret 2022 
Periode voting (public)  21 – 24 Maret 2022 
Masa penjurian  24 – 25 Maret 2022 
Pengumuman pemenang  28 Maret 2022 

Event Game Jam ini terbuka dan dapat diikuti oleh umum. Sedangkan untuk kategori pemenang nantinya akan dibagi menjadi dua, yaitu experienced (game developer) dan pelajar. Seperti sebelumnya, kali ini game jam juga akan diselenggarakan menggunakan platform itch.io. Dan secara garis besar, berikut adalah persyaratan dan langkah-langkah untuk bisa berpartisipasi pada event ini. 

  1. Peserta adalah tim yang terdiri dari minimal 3 anggota. 
  2. Jika belum memiliki anggota tim, silakan bergabung di server Discord IGSI untuk mencari member tim. 
  3. Peserta harus memiliki akun itch.io. 
  4. Setelah mendaftar, silakan memantau server Discord IGSI untuk mendapatkan informasi selanjutnya. 

Selanjutnya, berikut adalah deliverable pada game jam kali ini:

  1. Tidak membuat game yang membutuhkan spesifikasi atau hardware khusus semacam tool VR, high-end PC atau membutuhkan instalasi tools lain (di luar game tersebut)
  2. Menggunakan asset gambar yang dibuat sendiri
  3. Musik dan sound diperbolehkan menggunakan free asset, dengan catatan mohon memerhatikan lisensi dan mencantumkan sumber
  4. Diperbolehkan menggunakan game engine apa pun
  5. Game tidak pernah diikutkan dalam perlombaan apa pun sebelumnya
  6. Video merupakan gameplay/playtrough (bukan trailer, screenshoot, dan playable dengan preferable domain .exe)
  7. Plus point: memiliki fitur multiplayer

    Total hadiah pada event kali ini adalah Rp25.000.000 yang akan dibagi ke beberapa kategori penilaian pemenang bagi masing-masing kategori pelajar dan experienced, rinciannya sebagai berikut:

    Kategori  Reward 
    Experienced (Game Developer)  Pelajar 
    Best Promising Concept  Rp4.000.000  Rp4.000.000 
    Best Fun Concept  Rp4.000.000  Rp4.000.000 
    Best Art  Rp4.000.000  Rp4.000.000 
    People Choice  Rp500.000  Rp500.000 

    Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh kategori pemenang nantinya akan divalidasi kembali oleh para juri sebelum akhirnya ditentukan sebagai pemenang mutlak. Pendaftaran IGSI Game Jam 2022 bisa dilakukan dengan melengkapi form pada link ini. 

     

     

    Read More

    Open Registration IGSI Batch 5

    blog

    Dalam komitmennya meningkatkan kualitas game developer di Indonesia serta membangun ekosistem yang sehat di industri game developer lokal, Indigo menginisaisi sebuah program inkubasi di bawah nama Indigo Game Startup Incubation pada 2019 lalu.

    Setelah berhasil menginkubasi sebanyak 27 game startup sejak terselenggaranya, tahun ini Indigo Game Startup Incubation akan kembali diadakan. Seluruh rangkaian program Indigo Game Startup Incubation batch 5 kali ini dijadwalkan berlangsung dari pertengahan Februari hingga November 2022 mendatang.

    Indigo mengerti kebutuhan para game startup untuk bisa terus ada dan tetap mengambil bagian dalam perkembangan industri game. Sebab itu Indigo Game Startup Incubation menawarkan berbagai keuntungan bagi para peserta dalam bentuk fasilitas pendampingan oleh mentor ahli, akses alat pengembangan, hingga dana pengembangan.

    Pembukaan registrasi batch 5 akan dimulai pada 15 Februari sampai dengan 7 April 2022. Pada batch 5 kali ini pun ada penyesuaian kembali terkait kebijakan kondisi kerja, yang juga berpengaruh kepada beberapa kebijakan lainnya. Berikut beberapa ketentuannya:

    1. Peserta diperbolehkan memilih kondisi kerja WFH (Work from Home) atau WFO (Work from Office).
    2. Bagi tim (maks. 2 tim) yang memilih untuk bekerja onsite/WFO di Bandung Digital Valley (IndigoHub Bandung), akan difasilitasi living allowance sejumlah Rp4.000.000. Serta reimbursement biaya transportasi pulang-pergi ke Bandung hingga Rp2.000.000 per anggota tim.
    3. Untuk tim yang bekerja secara remote akan mendapatkan living allowance senilai Rp3.000.000, dengan rincian Rp.2.750.000 diberikan secara tunai dan Rp250.000 sebagai reimbursement biaya pemakaian internet.

    Selain uang saku, tim yang dianggap potensial juga akan mendapatkan pendanaan lanjutan setelah lulus dari program IGSI.

    Selama program ini, peserta akan dibimbing oleh pakar dari industri game dan mengembangkan game menggunakan proses standar industri profesional. Selain itu, produk yang dihasilkan oleh para peserta juga akan mendapatkan feedback dari user sungguhan, yang dapat membantu para game startup membuat game yang sesuai dengan pemain atau target audience yang dituju.

    Daftarkan segera diri dan tim kamu dengan KLIK DI SINI!

    Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran IGSI batch 5 bisa didapatkan dengan menghubungi WhatsApp IGSI atau email di game.indigo@gmail.com.

    Read More
    EnglishIndonesianJapanese